Dalam Kesulitan & Kesempitan

Jika kamu ditimpa kesulitan dan terhimpit dalam kepayahan,
tetapi semua itu dimaksudkan
untuk menebus dosa dan maksiatmu di masa silam
Apakah kamu akan ikhlas berkata,
“Ya Allah, aku ridho dengan ini semua”?

Allah Al Birr.. Ia Mahabaik.
Segala kejadian hanyalah PASTI untuk kebaikan.
Jadi, apa lagi yang engkau keluhkan?

‪#‎dialogjiwa‬

***

ocean splash
Taushiyah di bawah ini aslinya berbentuk video. Yap, saya menontonnya di Youtube. Tadinya saya post di status fb saya. Tapi daripada hilang, saya tuliskan saja di sini.

Sudah lama tak mendengar nasihat dari Aa Gym yang saya selalu hayati. Alhamdulillah. Isinya sederhana dan selalu menyentuh. Mungkin karena menampar sisi dasar manusia, fithrah-fithrah yang tercemar dosa. Mungkin juga karena kekuatan kedekatan penyampainya dengan Yang Maha Membolak-balikkan Hati, sehingga para pemirsanya tergerak, terhidayahi.

Barakallahu fik, Aa. Semoga Allah karuniakan akhir kehidupan yang baik, husnul khatimah. Aamiin.

***

Dalam kepahitan, pertama, sadari bahwa tidak ada yg bisa mendapatkan bala, tidak bisa mendapatkan manfaat, kecuali atas seijin Allah.
Tidak ada keburukan terjadi, kecuali biidznillah, sepengetahuan Allah. Semuanya milik Allah, termasuk diri ini mau diapakan saja oleh Pemiliknya. Termasuk hilang dompet, hilang uang, batal menikah.. jika kita bersikap dengan benar, kita bisa naik derajatnya.

Subhaanaka. mahasuci Engkau.
Kunci kedua adalah husnuzhon kepada Allah. Mahasuci Allah dari kesempurnaan apapun yang terbayang oleh kita. Allah Al Barr, Allah Mahabaik. Semua ketentuan Allah, keputusan Allah, perbuatan Allah, pasti mengandung kebaikan. Allah maha Adil, berarti semua sudah presisi, terukur. Allah tidak membebani seseorang kecuali dengan kesanggupannya. Dalam perintah2, dalam aturan2, semua adil sesuai porsinya. Allah tahu ujian seseorang, pasti (ujian tsb) sempurna untuknya.”

Kepahitan tergantung dari seberapa yakinnya kita kepada Allah. Kalau kita buruk sangka, pahit. Kalau kita tau dan yakin janji Allah, akan terasa manis.
Boleh jadi engkau tidak suka, padahal menurut Allah itu baik untukmu. Boleh jadi engkau suka, padahal menurut Allah itu buruk untukmu. Makanya jangan sok tau.

ini adalah Hilm, kesabaran. kalau Ilmu diperoleh dengan kesabaran, kalau Hilm diperoleh dengan mujahadah, latihan terus-menerus. Jatuh-bangun dulu. Karena kematangan seseorang, bukan karena usia, tapi dari pengalaman jatuh-bangunnya yang mematangkan.

 

Ketiga. Inni kuntu minazhzholimin. Pengakuan.
kebaikan apapun yang datang, apapun bentuknya, itu pasti dari Allah. Keburukan yang hadir, pasti dari diri sendiri. Disinilah jelajah pengakuan ini Allah sukai. Jadi dosa itu bisa mengundang cinta Allah, jika kita mengaku dengan jujur, lalu mohon ampun.

nanti kita akan teruus menangis. Bukan soal ujiannya. Tapi menangisi penyebab masalah.

Jangan banyak reaksi pada pukulan pertama. Karena sabar itu yang disorot pada reaksi pertama. Orang yang tak sabar akan mengumumkan ujiannya pada setiap orang. Jangan sembarang nulis. Jangan langsung bales. Kalau mau bales, tulis aja di note, jangan di-send. Tahan. Sabar itu adalah tetap menahan diri dalam track yang Allah sukai. Kalau nafsu, ingin cepat. Ujungnya dalam penyesalan.

Periiiih…
Jangan dulu ngomong ke siapa2. Lebih baik wudhu, sholat.
Tapi gimana saya ga khusyuk sholatnya..
Tetap sholat, itu lebih baik daripada tidak sholat. Allah lihat kita ambil wudhu. Daripada bentur2 tembok, meluk guling, ga ada sunnahnya.. mending bentur2 sujud.

Allah saksikan getirnya, perihnya, Allah tau persis, karena bikinan Dia. Kita juga gak tahu gimana caranya bisa tertekan begini.

Ambil wudhu. Sholat saja.
Allah juga tau dalam sholat pikiran kita kemana-mana. Mikirin masalah. Tapi sudah lebih baik dibanding tanpa sholat, karena ada perintahnya : Wasta’inu bish shobri, wa sholaat. Coba, nanti rasakan nikmatnya sujud, nikmatnya minta ke Allah, karena ga dirasakan, kecuali setelah Allah simpankan kepahitan.

Habis sholat, istighfar. Ingat kezaliman ke orangtua, keluarga, orang, ke Allah, ke Rasul.. Periih hati kita. Menangisi masalah dengan menangisi dosa penyebab masalah, beda. Menangisi masalah makin nangis makin susah. Menangisi dosa, makin nangis makin lega. Memang begitulah Allah yang membuat sempit dan leganya hati. Dialah yang menurunkan sakinah di hati orang yang beriman.

maka, kalau ada masalah jangan dulu kemana-mana. Karena Allah bersamamu, dimanapun engkau berada.
Sholatlah seperti membuka brankas, persis angka-angkanya.
Masuk dengan Takbir, lalu al Fatihah, rasakan sepenuh hati… terus rukuk… duduk antara 2 sujud, sampai salam.
Siapa yang paling apik menjaganya, janji Allah, Allah akan berikan jalan keluar. Silakan periksa sholatnya masing-masing. Lakukan sholat seperti membuka brankas, pastikan kuncinya pas.

(Aa Gym)

gambar dari http://www.joeboylephotography.com/hawaii-photos/photo/hawaii-ocean-wave-splashing-on-rock/277
sumber dari : https://www.youtube.com/watch?v=7aR2YBEKcKg

Advertisements