Rindu #1

images-48

Di dalam ruang jiwa kita, ada bilik bersekat-sekat. Aku berikan ruang besar itu untukmu : seseorang yang dalam diamnya, lebih sering berbuat. Dalam lelahnya, tak banyak kesah terungkap. Dalam getirnya hidup, tak banyak keluh terangkat. Dan karenanya, mungkin, luka batinmu sibuk kaupendam sendiri. Dan karenanya, mungkin, setiap rasa kau cecap sendiri.

Aku tak pandai mengeja rindu. Karena bagiku, rindu adalah terjemah cinta. Kagum. Sayang. Yang terrangkai begitu saja tanpa kata. Mungkin juga tak memerlukan beragam eja.

Terkadang ia meluap. Mungkin juga menyurut. Tapi tak pernah sedikitpun padam.

Terkadang ia badai. Kadang pula angin sepoi. Tapi tak pernah ia kerontang.

Katakan padaku bagaimana rindu harus mendapat tempat. Pada gejolak jiwa ringkih yang acap mencari sandar. Pada langkah kaki yang kerap mencari pijak. Pada kemelut jiwa, yang seringkali terjebak taufan.

Adakah yang bisa kita lakukan
Untuk menyampaikan rindu
Di saat doa tak lagi mampu
Menjadi obat yang ampuh?

Yaa Allah, jaga ayahku selalu..

***

Wed, 21th Sept 2016, 7:15 pm

Advertisements
NEUROPARENTING (Pengasuhan Berbasis Otak) Part 2

NEUROPARENTING (Pengasuhan Berbasis Otak) Part 2

Amazing brain part 2 😉

bundaeuis

Setelah menuliskan neuroparenting (pengasuhan berbasis otak) part 1, kali ini saya coba akan meneruskan catatan saat mengikuti training bersama dr. Amir Zuhdi yang belasan tahun fokus belajar tentang otak manusia termasuk di bawah bimbingan seorang dokter dari California. Bagi teman2 yang belum baca part 1, ada baiknya untuk baca terlebih dahulu agar suhunya sama, framenya juga sama. Syukur2 apa yang ada di sana sudah mulai dipraktekkan.

Serupa dengan tulisan sebelumnya, karena ini adalah hal pertama bagi saya, emak – emak yang lebih sering rempong dg anak serta tidak punya background medis maupun psikologi, ada bbrp hal yg bisa jadi tdk saya pahami secara utuh. Oleh karenanya, di catatan ini saya hanya akan menuliskan apa yg sekiranya saya paham dan bisa segera diaplikasikan untuk kita dan ananda di rumah. Saya coba tuliskan dalam bentuk point2 serta menggunakan gaya bahasa saya agar mudah dipahami, setidaknya oleh saya pribadi.

Tidak sampai 2×24 jam…

View original post 2,563 more words

Neuroparenting (Pengasuhan Berbasis Otak) – Part 1

Neuroparenting (Pengasuhan Berbasis Otak) – Part 1

Amazing brain part 1 😉

bundaeuis

Bismillah, mulai menuliskan kembali apa yang saya dapat dari mengikuti training neuroparenting bersama dr.Amir Zuhdi. Beliau adalah Dokter Neuroscience dan founder Neuronesia Community. Belasan tahun fokus belajar tentang otak manusia termasuk di bawah bimbingan seorang dokter dari California. Karena ini adalah hal pertama bagi saya, emak – emak yg biasa riweuh di dapur, ada bbrp hal yg bisa jadi tdk saya pahami secara utuh. Karenanya, di catatan ini saya hanya menuliskan apa yg sekiranya saya paham dan bisa segera diaplikasikan untuk kita dan ananda di rumah. Saya coba tuliskan dalam bentuk point2 dan dengan gaya bahasa saya agar mudah dipahami, setidaknya oleh saya pribadi. Karena bagi saya, dengan menuliskan kembali seperti ini sama saja seperti belajar kembali. Sekalian saya posting di medsos krn sayang kalau training pagi sampai sore dengan investasi 7 digit ini hanya kami yang tahu dan memanfaatkan. Insya allah resume materi trainingnya akan saya bagi dalam 2…

View original post 2,354 more words