Travelling?

Bismillah.sand footprint

Bulan depan saya akan melakukan perjalanan jauh. Travelling!

Biasanya saya akan berteriak “yeayy!” dengan gembira. Bagaimana tidak, berjalan ke lintas kota atau negara, bagi saya yang sesungguhnya anak rumahan ini sangat menyenangkan. Yap, menjeda sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas tentulah menjadi momen beristirahat yang bisa menyegarkan jiwa.

Tapi kali ini entah mengapa rasanya justru lebih banyak cemasnya. Semacam undescribeable feeling yang campur aduk tak jelas rupa. Kalau dulu jaman single, berpetualang ke luar kota bakalan bikin excited banget, sekarang jadi melow sentimentil ditambah cemas bin khawatir. Apakah karena ini perjalanan seorang diri ya?

Kalau dibilang seorang diri banget, sebenarnya tidak juga. Karena rencananya saya akan pergi bersama sekitar 6 orang kawan untuk mengikuti training di Istanbul sana. Dan semuanya adalah para pria. Heu… bagaikan putri di sarang penyamun ya. Udah bujuk-bujuk pak suami padahal, tapi dia bilang baru akan pergi bulan November nanti. So duitnya disimpen dulu buat kepergian berikutnya dan keperluan lainnya. *lobi gagal >_<*

Apakah saya  juga resah karena meninggalkan anak-anak? Hm… bisa jadi. Apalah saya ini, sama sekali bukan ibu karier yang bisa tenang meninggalkan anak berjam-jam meski di tangan Ayahnya sekalipun. Dannn.. baru kemarin pergi seharian dari jam 9 pagi sampai 8 malam, si sulung sudah kirim mesej via whatsapp ayahnya. “Bundaaa kenapa lama bangetttt… kakak udah kangeeen…” *melting*. Dan begitu sampai di rumah, si mungil Mima menghambur memeluk erat dengan rautnya yang berbinar-binar jenaka. Olala… how can i leave you, my dearr… itu baru beberapa jam doang, nanti kalo seminggu lebih gimana.. *mewek*

Pemicu perasaan sentimentil lainnya adalah.. ini perjalanan pertama saya ke luar negeri. Ya baiklah saya sedikit norak dan cemas berlebihan. Tapi kemudian semakin feel bad waktu supervisor kami yang sudah pengalaman bulak-balik Eropa Asia Turki blablabla, menyatakan belum tentu ikut menemani. Heu.. jangan-jangan kami kayak anak ayam ilang nanti.. yang lainnya juga pada baru pertama ke Turkey soalnya *insecure*.

Ah sudahlah. Let it be. Belum juga kejadian udah banyak banget yang dipikirin wkwk.. kebiasaan. Liat aja entar kali ya. Yah meski ga bikin tenang juga karena ini belum solved, at least energinya bisa kita pakai untuk mikirin hal lain. Mulai searching daerah wisata yang menarik misalnya? Hihi..

See you soon, Istanbul! Semoga tak ada halangan. Aamiin..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s