Jogja yang Ramah (2)

bismillah…


Ini postingan kedua saya tentang Jogja.
Wellhh… sodara-sodara, ternyata saya tidak jadi jalan-jalan ke Borobudur atau Parangtritis, dan mencicipi panganan khas yang dipesankan oleh rekan saya kemarin. Waktu saya yang hanya 3 hari disana rasanya memang tidak cukup untuk melakukan semua itu. Akhirnya saya hanya mampir ke pasar Beringharjo membeli beberapa batik yang semakin marak dipakai itu. Lumayanlah, nambah koleksi rok lebar untuk saya pakai sehari-hari.

Apalagi ya yang mau diceritakan?
Umh.. nothing’s special. Yang jelas alhamdulillah saya berjumpa seorang bapak dari Kalimantan yang masih sepupuan dengan rekan kerja saya, dan dengan beliau perbincangan bisnis antara kami mulai terbuka. Walau belum deal, insya Allah transaksi akan segera berjalan. Jadi harap-harap cemas nih. Kalau dengan sesama manusia saja cemasnya seperti ini, bagaimana bertransaksi dengan Tuhan ya? Padahal sudah pasti keuntungannya jauh lebih besar…
Wahhh… jadi ngelantur!

Saya sudah speechles, kehabisan bahan cerita tentang Jogja 😀
Yo wis, lain kali aja disambung lagi ya 😀

~binun..

pic from http://mycityblogging.com/yogyakarta/page/10/
thank u so much. maaf gak ijin..
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s